Kurangi Kemacetan di Jalan, Gubernur Jatim Launching Bus Trans Jatim Koridor Surabaya-Gresik-Sidoarjo

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, launching operasional Bus TransJatim. ( Dok Sumber : tim tvone - khumaidi )

epanrita.net –  Sidoarjo, Jawa Timur – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melaunching operasional Bus TransJatim, yang melayani rute Surabaya Raya, yakni Sidoarjo-Surabaya-Gresik.

Menurut Khofifah, transportasi publik sangat dibutuhkan untuk wilayah Surabaya Raya ini, dimana jumlah penduduk yang semakin bertambah, tetapi ruas jalan tidak bertambah.

Bacaan Lainnya

“Pasti ada kemacetan,” ujar Gubernur Khofifah, saat melaunching bus di Terminal Porong, Jumat (19/8).

Keberadaan Bus TransJatim, Khofifah berharap, akan mengurangi kemacetan di jalan, lalu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat padatnya kendaraan pribadi.

“Bagaimana juga bisa dikurangi gas emisi buang. Jadi artinya polusi juga terkurangi,” ungkap Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan, Bus TransJatim ini diharapkan akan semakin meningkatkan koneksitas kekuatan ekonomi di wilayah Ring 1, yakni tiga daerah tersebut.

“Kekuatan ekonomi di Ring 1 Jawa Timur, ini diharapkan akan bisa membangun percepatan pertumbuhan yang lebih inklusif lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono mengungkapkan, layanan angkutan massal Bus TransJatim ini diharapkan akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas.

“Angka kecelakaan sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemprov Jatim melalui Dishub, lanjut Nyono, menyediakan Bus TransJatim ini, dengan harapan mendapatkan kepercayaan dari penumpang.

“Kami ingin ada layanan angkutan umum berbasis jalan yang baik, sehingga penumpang kembali menggunakan angkutan umum dan menanggalkan motornya,” ucapnya.

Saat ini total ada sebanyak 22 armada bus, dimana 20 diantaranya dioperasionalkan, sedangkan 2 bus menjadi cadangan.

Dishub Jatim menyediakan 32 halte, masing-masing dari Sidoarjo-Surabaya-Gresik sebanyak 15 halte, sedangkan dari Gresik-Surabaya-Sidoarjo, sebanyak 17 halte.

“Dimulai Terminal Porong, Terminal Pasar Larangan, kemudian masuk Tol Sidoarjo, Terminal Purabaya, masuk Tol Romokalisari, lalu masuk Gresik di Terminal Bunder,” kata Nyono.

Masyarakat dapat menikmati layanan Bus TransJatim ini secara gratis selama seminggu sejak diluncurkan. Selebihnya, hanya membayar Rp2500 untuk pelajar dan santri, sedangkan masyarakat umum dikenakan Rp5 ribu.

Pos terkait