Ribuan Pengguan Microsoft Teams Terkena Dampak dari Kerusakan Microsoft, Simak Alasannya

Microsoft Teams Tumbang Global, Ribuan Pengguna Kena Dampak (dok: Kumparan)

Ribuan konsumen di seluruh dunia telah protes tentang kerusakan di Microsoft Teams atau layanan Teams.

Penurunan Teams telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Kamis (21 Juli 2022) sekitar pukul 08:30 WIB. Pengguna Teams mengeluh bahwa fitur perpesanan Teams error, hingga mereka tidak bisa membuka aplikasi rapat online sama sekali.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan KompasTekno di laman Downdetector, laporan runtuhnya Microsoft Teams muncul pada pukul 8.11 WIB. Laporan mencapai puncaknya pada 09:11, dengan lebih dari 4.500 pengguna melaporkan Teams mengalami gangguan.

Halaman Downdetector Indonesia memiliki sekitar 765 pengguna yang melaporkan kerusakan Microsoft Teams.

Seperti dicatat KompasTekno, keluhan bug Teams ramai di Twitter saat terjadi di seluruh dunia. Kesalahan Teams dan topik penurunan Teams telah menjadi topik populer di Twitter Indonesia dan di seluruh dunia.

Microsoft sendiri menyadari masalah ini. Microsoft mengatakan sedang mengerjakan masalah ini melalui akun Twitter lab @MSFT365Status.

“Kami menemukan bahwa pengembangan baru-baru ini mengakibatkan koneksi terputus ke layanan penyimpanan internal, dan berdampak kepada pengguna. Kami sedang berupaya mengarahkan trafik ke layanan yang normal untuk meminimalisasi dampaknya,” kata Microsoft dalam sebuah pernyataan.

Sampai tulisan ini dibuat, masih mengalami bug atau gangguan di Teams. Tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena KompasTekno mencoba membuka aplikasi versi desktop. Teams hanya menampilkan deskripsi bahwa aplikasi tidak dapat terhubung ke internet.

Microsoft Teams sendiri adalah aplikasi konferensi online atau panggilan video yang digunakan pengguna dan bisnis untuk mendukung komunikasi di tempat kerja atau sekolah.

Akhirnya, banyak pengguna yang mengeluhkan jatuhnya Microsoft Teams telah mengganggu aktivitas pekerjaan dan pendidikan mereka.

Pos terkait