China Kirim Pasukan ke Rusia untuk Ikut Jalani Latihan Vostok Bersama, Apa Itu?

China Kirim Pasukan ke Rusia untuk Ikut Jalani Latihan Vostok Bersama, Apa Itu? (Dok : frekuensinews com)

epanrita.net – Vostok merupakan latihan militer Rusia skala besar, diadakan dari 30 Agustus Hingga 5 September, di seluruh Siberia dan Timur Jauh Rusia di Distrik Militer Timur.

Pasukan China akan melakukan perjalanan ke Moskow untuk berpartisipasi dalam latihan militer bersama yang dipimpin Rusia.

Bacaan Lainnya

Latihan militer bersama akan diikuti oleh beberapa negara seperti India, Belarus, Mongolia, Tajikistan, dll., Selain China.

Kementerian pertahanan China dalam sebuah pernyataan mengatakan “Partisipasi China dalam latihan bersama itu tidak terkait dengan situasi internasional dan regional saat ini,”.

Bulan lalu, Moskow mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan “Vostok” (Timur) dari 30 Agustus hingga 5 September.

Dikatakan pada saat itu bahwa beberapa pasukan asing akan berpartisipasi, tanpa menyebutkan nama mereka.

Kementerian Pertahanan China mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis oleh Reuters pada Kamis (18/8/2022) bahwa latihan itu adalah bagian dari perjanjian kerja sama tahunan yang sedang berlangsung dengan Rusia.

Tujuannya adalah untuk memperdalam kerja sama yang praktis dan bersahabat dengan tentara negara-negara peserta, meningkatkan tingkat kolaborasi strategis di antara para pihak yang berpartisipasi, dan memperkuat kemampuan untuk menanggapi berbagai ancaman keamanan,” ujar kementerian itu.

Tahun lalu, Rusia dan China melakukan latihan militer bersama yang melibatkan lebih dari 10.000 tentara.

Pada saat itu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu memuji pelatihan Cebu/Cooperation-2021 di Ningxia, Tiongkok, dan menunjukkan bahwa pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan.

Pada Oktober tahun lalu, Rusia dan China juga melakukan latihan bersama Jepang di Laut Timur, dan beberapa hari kemudian kapal perang Rusia dan China melakukan patroli bersama pertama mereka di Pasifik Barat.

Sesaat sebelum Rusia menginvasi Ukraina, Beijing dan Moskow mengumumkan kemitraan “tanpa batas”, meskipun para pejabat AS mengatakan bahwa mereka belum melihat China menghindari sanksi yang dipimpin AS terhadap Rusia atau menyediakannya dengan peralatan militer.

Pos terkait