DPR Meminta Kapolri untuk segera Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo dan Judi Online

DPR Meminta Kapolri untuk segera Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo dan Judi Online (Doc, Lipuran6 com)

epanrita.net – Pada saat Rapat Bersama, DPR Meminta Kapolri untuk segera Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo dan juga Judi Online, Simak Ulasan Selengkapnya Disini.

Hari ini (24/8/2022), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Markas Besar Kepolisian RI sedang menghadiri undangan dari DPR RI.

Bacaan Lainnya

Kapolri dikabarkan datang untuk menjawab keanehan di balik tragedi berdarah Duren Tiga atas pembunuhan Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Terkait hal tersebut, Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof Dr. Mudzakir SH MH, menyerukan reformasi di lingkungan Kepolisian.

“Hal ini mengingat pelakunya melibatkan para jenderal yang diduga banyak terlibat dan kasusnya ternyata merembet kepada dugaan tindak pidana lain,” ucap Mudzakir melalui pesan singkat diterima, Rabu (24/8/2022).

Dugaan kegiatan kriminal lainnya termasuk perjudian, narkoba dan pencucian uang, tambah Mudzakir. Menurut informasi yang beredar, dugaan keterlibatannya dengan orang lain yang tidak diyakini terlibat langsung dalam kegiatan kriminal Duren Tiga berjumlah Rp 900 miliar bahkan hampir Rp 1 triliun.

“Kapolri dihimbau untuk memanggil seluruh Kapolda se-Indonesia untuk briefing dan ultimatum dalam waktu 3 bulan ke depan harus bisa menyelesaikan hal yang meresahkan masyarakat,” kata Mudzakir.

“Jika tidak, berarti dinilai tidak mampu melaksanakan tugas jabatannya secara baik dan diancam diganti pejabat lain,” wanti dia.

Mudzakir menilai ini adalah cara yang efektif untuk mengubah citra polisi. Menurut dia, Jenderal Sutanto sebagai Kapolri, menggunakan cara ini saat melawan judi.

“Jenderal Sutanto hanya butuh dlm waktu 3 bulan pengaruhnya luar biasa efektif dan efisien,” Mudzakir menutup.

Komisi III DPR Panggil Kapolri

Pada sebelumnya, Komisi III DPR RI memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mencabut nama Irjen Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir J.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan dilaksanakan hari ini pukul 10.00 WIB pada Rabu, 24 Agustus 2022. Anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid mengatakan pertemuan itu akan diadakan secara terbuka.

“Nanti kalau tertutup seakan-akan ada kongkalikong. Rapat mesti terbuka,” kata Jazilul dalam keterangan suara yang diterima, Rabu (24/8/2022).

Jazilul mengatakan, Komisi III akan mempertanyakan tidak hanya kematian Brigadir J, tetapi juga masalah lain seputar Ferdy Sambo, termasuk soal kerajaan Sambo.

“Termasuk untuk mengupas kerajaan Sambo, apa betul ada kerajaan Sambo? Apakah itu dipelintir dibuat opininya, agar kasus awalnya hilang?,” kata Jazilul.

Pos terkait