Kram Saat Hendak Membawa Barang Pria di Tangerang Terseret Ombak Hingga Menghilang

Seorang pria terseret ombak saat memancing bersama putranya. (Dok.Detik com)

epanrita.net – Seorang pria terseret ombak saat memancing bersama anaknya di salah satu pantai di  Tangerang. Pria itu belum ditemukan sampai sekarang.

Saat memancing bersama putranya di pantai Teluknaga, Kabupaten Tangerang, seorang pria terseret ombak.

Bacaan Lainnya

Abdul Munir, kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu (21/8/2022). Saat itu, korban berenang untuk memungut tutup gabus sintetis kotak ikan yang jatuh ke laut saat memancing.

“Pada pukul 14.51 WIB saksi yang bernama Bobby (L/33) berusaha menolong tetapi tidak bisa diselamatkan dan korban tenggelam akhirnya,” kata Abdul kepada wartawan, Senin (22/8/2022).

Korban bernama Supriyadi merupakan warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat itu, korban sedang memancing di pantai Desa Muara Pertamina, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

“Korban jiwa 1 orang bernama Supriyadi (41). Situasi saat ini BPBD Kab Tangerang melalui Pos Kosambi berkoordinasi dengan Tim Basarnas untuk melakukan pencarian,” tambah Munir.

Disisi lain, Fazzli Kepala Kantor SAR Jakarta mengatakan Senin (22/8) bahwa operasi pencarian dan penyelamatan bersama telah dilanjutkan untuk mencari seorang pria yang terseret ombak di perairan lepas pantai desa Muara Pertamina, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang.

Ia menyebutkan, korban berenang untuk mengambil tutup kotak ikan yang jatuh dan terseret ke tengah laut. Selama perjalanan, korban mengalami kram kaki sehingga tenggelam dan menghilang dari pandangan sang anak.

Sang anak kemudian meminta bantuan kepada nelayan dan nelayan di sekitar Bagan. Setelah menerima informasi tersebut, Badan SAR DKI Jakarta melakukan operasi pencarian sejak Minggu (21/8) malam hingga Senin (22/8) pagi hari ini (21/8).

“Personel rescue sudah kita kerahkan dari malam tadi dan hingga pagi ini akan terus kami upayakan pencarian dengan peralatan SAR air dengan harapan korban bisa segera ditemukan,” tegas Fazzli secara terpisah.

Tim SAR gabungan membagi daerah itu menjadi tiga kelompok dan melanjutkan pencarian. Tim investigasi pertama melakukan pencarian menggunakan perahu karet dengan luas pencarian sekitar 25 Nm di sekitar lokasi kecelakaan. Tim kedua melakukan pencarian menggunakan kapal penangkap ikan dengan luas pencarian sekitar 17NM2 di sekitar lokasi kecelakaan.

Tim ketiga melakukan survei di sepanjang garis pantai sambil mengamati secara visual jalan darat dalam radius 10 km dari lokasi kecelakaan. Operasi pencarian dan penyelamatan pagi ini melibatkan operasi pencarian dan penyelamatan gabungan yang terdiri dari SAR Kanwil BPBD Kab Jakarta. Tangerang, CAT Rescue, IEA, RAC, pemancing dan komunitas.

Pos terkait