Kebakaran Pabrik Plastik di Gunung Putri Bogor, Warga Sekitar Diminta Mengungsi

Kebakaran pabrik plastik alumunium foil Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ( Dok. Sumber : Usep Saripudin )

epanrita.net – Bogor, Jawa Barat – Kebakaran hebat menghanguskan pabrik plastik alumunium foil peredam panas di Jalan Raya Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (19/8/2022).

Wahyu, Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mengatakan, sedikitnya 12 armada dari Damkar berbagai sektor diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar pabrik plastik alumunium foil milik PT.Mulya Karya.

Bacaan Lainnya

“Sementara ini yang sudah kita turunkan perkiraan 12 unit. Untuk saat ini masih ada penambahan bantuan dari sektor-sektor lain. Karena seperti kita lihat sendiri, asap hitam pekat masih supaya tidak terkena dampak oleh warga,” ucap Wahyu

Menurut Wahyu, indikasi awal terjadinya kebakaran pabrik plastik Gunung Putri tersebut bermula dari alumunium foil yang terbakar.

“Disini kita terkendala untuk titik sumber airnya, karena di sini titik airnya sudah tidak ada atau jarang, jadi kita minta ke pabrik, yang punya hydrant dan kolam air,” tuturnya.

Selain itu, menurut Hendra, karena titik terjadi kebakaran di kawasan padat penduduk menjadi kendala lain dalam proses pemadaman.

“Iya betul, karena di sini kendalanya juga di kawasan padat penduduk. Jadi mobil kita tidak dapat masuk ke dalam untuk mem-backup khusus penduduk. Tapi ada satu unit kecil kita yang bisa masuk. Hanya unit besar kita aja yang di depan pabrik TKP itu,” paparnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, rumah-rumah warga pun turut terdampak dari kebakaran tersebut.

“Berdampak ke rumah warga, yang terkontaminasi oleh panas. Nah itu kita backup juga, karena kalau tidak dibackup akan menyambar ke semua titik. Karena rumah warga ini padat sekali, hampir tidak ada jarak,” ucapnya

Wahyu pun mengimbau warga sekitar untuk mengungsi terlebih dahulu.

“Setelah kita evakuasi dan berikan pendinginan, supaya tidak terdampak. Takutnya gedung ini sudah rapuh,” katanya.

Kendati api cukup besar, beruntung hingga saat ini, diketahui tidak ada korban jiwa dalam terbakarnya pabrik alumunium foil ini.

“Indikikasi awalnya, masih dalam tahap penyelidikan, jadi kita belum bisa menafsirkan penyebabnya, tapi itu menurut warga sempat ada ledakan karena di sini ada semacam tabung untuk yang pengisian angin, kompresor,” pungkasnya.

Sementara itu, Firman, salah seorang karyawan mengatakan, kejadian terbakarnya pabrik plastik alumunium foil yang sudah tidak beroperasi ini karena si jago merah melalap seluruh bangunan pabrik beserta alat produksi lainnya.

“Awalnya api ada di bagian belakang tempat penyimpanan plastik alumunium foil, tiba tiba api membesar di bagian belakang,”ucapnya.

Dirinyapun saat itu sedang berada ditengah bagian pabrik tersebut, sejumlah warga pun sempat masuk kedalam pabrik dengan membawa air sambil berteriak kebakaran.

“Warga masuk ke dalam pabrik, saat dicek api sudah sangat membesar dibagian belakang hingga merembet ke sejumlah ruangan,”terangnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah.

Pos terkait