Jeruji Besi Diduga Penyebab Penghuni Indekos Tak Dapat Selamatkan Diri dari Kobaran Api, Pemkot Jakbar Bakal Cek IMB

Jeruji Besi Diduga Penyebab Penghuni Indekos Tak Dapat Selamatkan Diri dari Kobaran Api. ( Dok. Sumber : istimewa )

epanrita.net – Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bakal melakukan pengecekan izin mendirikan bangunan (IMB) terhadap ruko berlantai 4 yang dijadikan indekos.

Diketahui, bangunan ruko tersebut terbakar hangus di Jalan Duri Selatan RT 06/02, Duri Selatan, Tambora pada Rabu (17/8/2022).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko mengatakan pengecekan itu berupa adanya penambahan jeruji besi pada setiap kaca bangunan tersebut.

Pasalnya, saat kebakaran yang menghanguskan Lantai 2 hingga 4 bangunan melanda para penghuni tak dapat menyelamatkan diri akibat kaca yang diberi jeruji besi.

Bahkan Yani menyebut penambahan jerjui besi pada bangunan ruko itu tak sesuai perizinan yang ada.

“Kepada aturan yang ada kita cek izin mendirikan bangunan apakah boleh menambah bangunan-bangunan lain baik itu berupa tembok, jeruji dan sebagainya. Yang jelas ini tidak ada nih izin menambah jeruji,” katanya kepada awak media di lokasi, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022).

Yani menuturkan keberadaan jeruji besi yang digunakan pada kaca bangunan diduga pihaknya untuk menghindari aksi pencurian yang terjadi.

Namun, kata Yani, pihaknya menyayangkan jerjui besi itu justru menjadi malapetaka saat kebakaran hebat melanda bangunan ruko berlantai 4 itu.

Sebab, para penghuni indekos yang pada bangunan itu tak dapat melarikan diri saat insiden kebakaran terjadi hingga menjadi korban pada insiden maut itu.

“Memang warga untuk mengamankan dari hal hal yang tidak diinginkan. Kami mengimbau rumah-rumah khususnya di lantai dua, tiga, dan empat tidak ada lagi yang dipasang jeruji,” ungkapnya.

Diketahui, kebakaran hebat menghanguskan bangunan indekos yang berada di Jalan Duri Selatan 1 RT 06/02, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat pada Rabu (17/8/2022) pagi.

Kasie Ops Penaggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syarifuddin mengatakan insiden tersebut mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka.

Menurutnya para korban jiwa dan luka-luka itu merupakan penghuni dari bangunan ruko yang dijadikan indekos itu. “Enam orang meninggal dunia, dua orang lainnya luka-luka,” katanya kepada awak media saat dikonfirmasi, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022).

Adapun bangunan ruko yang terbakar terdapat pada lantai dua hingga empat yang dijadikan indekos.

Pos terkait