6 Tersangka Di Tangkap Polres Merto Bekasi Karena Kasus Pencurian Sepeda Motor

6 Tersangka Di Tangkap Polres Merto Bekasi Karena Kasus Pencurian Sepeda Motor ( Dok. Kompas Com )

epanrita.net – Kepolisian Sektor (Polsek) setempat telah menangkap enam pencuri kendaraan dalam puluhan kesempatan di wilayah Bekasi Raya.

Keenam tersangka tersebut adalah CA (22), UD (21), AW (23), HS (21), EA (18), dan DD (26).

Bacaan Lainnya

Erick Fendriz, Wakil Direktur Polsek Metro Bekasi dan Kepala Ajudan Polri, menjelaskan komplotan itu telah beraksi sebanyak 65 kali di lokasi berbeda.

“Jadi, mereka adalah jaringan pencurian kendaraan bermotor yang sudah melakukan kejahatan sebanyak 65 TKP di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi,” jelas Erick di Mapolsek Cikarang Barat, Selasa (16/8/2022).

Keenam pelaku ditangkap secara sistematis dan terencana.

Sebelum melakukan aksi, keenam pelaku selalu mengincar sepeda motor yang diparkir di rumah kosong atau kontrakan.

“Modusnya, mereka akan bertanya kepada warga dan berpura-pura menanyakan kontrakan untuk tinggal dan sambil menanyakan soal kontrakan, mereka juga akan melakukan pemantauan (mapping),” ujar Erick.

Saat Peninjauan dilaksanakan, tersangka yang memiliki peran sebagai pemetik pun kemudian melancarkan aksinya.

“Lalu, dua orang lainnya mencuri motor milik warga yang diletakkan menggunakan kunci letter T,” imbuh dia.

Erick mengatakan modus yang digunakan sangat efektif untuk mengalihkan perhatian warga. Komplotan juga mengaku mencuri beberapa sepeda motor sekaligus saat bekerja.

“Bahkan dari keterangan tersangka, mereka maksimal bisa mencuri tiga motor setiap kali beroperasi,” terang Erick.

Enam tersangka yang kerap ditangkap sebelum menjalani proses hukum juga mengonsumsi narkoba dalam bentuk pil.

Polisi juga mengamankan 4 sepeda motor, 3 STNK, 1 nomor polisi R 4682 IT, uang tunai Rp 3,2 juta, dan alat pemotong atau gerinda dari tangan tersangka.

Erick mengatakan enam terdakwa yang saat ini ditahan akan divonis tujuh tahun penjara karena pencurian berdasarkan pasal 363 KUHP.

“Menurut hasil pemeriksaan, pelaku hanya melalukan pencurian dan tidak melakukan pencurian dengan kekerasan. Jadi, akan kami jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkas dia.

Pos terkait