Seperti Ini Kriteria Menjadi Gubernur DKI Jakarta, 10 Nama yang Dinilai Memenuhi Kriteria

Kriteria menjadi gubernur DKI Jakarta saat Diskusi Fraksi PDIP DPRD. (Dok.VOI)

epanrita.net – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan habis masa jabatan pada 16 Oktober 2022. Namun, pengganti Anies tidak dipilih pada Pilkada tahun ini, karena Pilkada baru akan digelar serentak pada 2024.

Arya Fernandez, Kepala Departemen Politik dan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS), juga turut hadir dalam diskusi Fraksi PDIP DPRD DKI. CSIS menjelaskan kriteria pemimpin DKI setelah Anies Baswedan.

Bacaan Lainnya

Diskusi Fraksi DPRD PDIP tentang “Apa yang Sepatutnya Dikerjakan 2 Tahun Penjabat Gubernur DKI Jakarta 2022-2024”. Arya mengatakan, indikator utama yang harus dimiliki seorang gubernur DKI Jakarta adalah pengalaman birokrasi dan kepemimpinan, popularitas seseorang, dan dukungan partai (parpol).

“Dukungan partai politik yang berpeluang mengusung atau membentuk koalisi pencalonan,” kata Arya dalam diskusi Fraksi PDIP di DPRD DKI, Senin (22/8/2022).

Di antara ketiga indikator utama tersebut, CSIS sedang berdiskusi dengan para ahli yang memahami permasalahan DKI Jakarta. Arya mengatakan mayoritas ahli percaya bahwa pemimpin DKI Jakarta adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan.

“Orang-orang yang memiliki kemampuan perencanaan dan eksekusi kebijakan, jadi tidak hanya mampu merencanakan tapi juga eksekutor,” ungkap dia.

Dalam diskusi tersebut, CSIS memaparkan sepuluh nama yang dinilai memenuhi ketiga indikator tersebut. Nama-nama tersebut didasarkan pada survei CSIS yang dilakukan dari 29 Maret hingga 12 April 2022. Nama-nama tersebut adalah:

  1. Ahmad Riza Patria yang saat ini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, dari Partai Gerindra
  2. Ahmad Sahroni yang saat ini menjabat DPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, dari Partai Nasdem
  3. Emil Dardak yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur, Partai Demokrat
  4. Erick Thohir yang saat ini menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara, non-partai
  5. Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat Wali Kota Solo, dari Partai PDIP
  6. Hendrar Prihadi yang saat ini menjabat Wali Kota Semarang, dari Partai PDIP
  7. Nusron Wahid yang saat ini menjabat anggota DPR RI sekaligus Bendahara Umum PBNU, dari Partai Golkar
  8. Ridwan Kamil yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar), non-partai
  9. Sandiaga Uno yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), dari Partai Gerindra
  10. Tri Rismaharini yang saat ini menjabat Menteri Sosial, dari Partai PDIP.

Pos terkait