Gelar Musra Di Seluruh Provinsi, Relawan: Bukan Perintah

Gelar Musra Di Seluruh Provinsi, Relawan: Bukan Perintah ( Dok. Kompas com )

epanrita.net – Ketua Majelis Nasional (Musra) Barus mengatakan, penyelenggaraan Musra bukan atas perintah Presiden Joko Widodo, melainkan gagasan organisasi sukarela.

Musra adalah forum yang diselenggarakan oleh beberapa kelompok relawan pendukung Jokowi untuk mengumpulkan nama-nama untuk mendukungnya sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2024.

Bacaan Lainnya

“Kalau dibilang ini perintah Jokowi (untuk menyelenggarakan) Musra, bukan, ini ide kita, ini pikiran kita,” kata Panel dalam konferensi pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (20/8/2022).

Panitia mengatakan sejumlah faktor menjadi penyebab keputusan organisasi relawan pendukung Jokowi untuk mendirikan Musra.

Salah satu variabelnya, relawan Jokowi merasa tidak bisa lagi terburu-buru mendukung karakter yang mencalonkan diri sebagai presiden.

“Kita belajar dari pengalaman masa lalu, kita enggak bisa buru-buru dukung mendukung terus memberikan cek kosong kepada calon pemimpin,” ujar Panel.

Variabel lain, kata panitia, adalah kelompok relawan Jokowi menyadari fakta bahwa nama calon presiden saja tidak dapat diidentifikasi dan harus menyertakan orang lain.

Namun, dia juga mengakui bahwa pesan Jokowi menjadi salah satu faktor relawan yang menjadi tuan rumah Musra saat menghadiri Rapat Aksi Nasional Projo di Borobudur pada Mei 2022.

“Ada beberapa yg kami high light, satu dia bilang jangan buru-buru, yang kedua dengar kembali suara rakyat, gali kembali kehendak rakyat, coba berbicara sama rakyat, apa maunya. Nah, arahan itu juga jadi dasar kenapa Musra lahir,” kata Panel.

Sementara itu, berbagai kelompok relawan pendukung Jokowi akan menggelar pesta di 34 provinsi.

Musra dijadwalkan start di Bandung pada 28 Agustus 2022 dan finis di Jakarta pada 11 Maret 2023.

Pos terkait