Halte Transjakarta GBK Setelah Direvitalisasi Kini Lebih Bagus Dari Sebelumnya

Halte Transjakarta GBK Setelah Direvitalisasi Kini Lebih Bagus Dari Sebelumnya ( Dok. Kompas com )

epanrita.net –Halte Transjakarta (GBK) akan kembali beroperasi mulai Rabu 17/8/2022 Halte bus ini akan menjadi salah satu dari 46 halte yang akan diaktifkan pada tahun 2022.

Halte bus di sebelah gym dan banyak gedung perkantoran kini memiliki wajah baru.

Pada Jumat (19/8/2022) Kompas.com mengunjungi halte bus tersebut. Struktur bangunan terlihat baru dan sebagian besar berwarna krem ​​dan putih.

Hal ini berbeda dengan halte yang terus menerus seperti halte Transjakarta yang berwarna abu-abu, Bundaran Senayan. Berbagai fasilitas pendukung seperti CCTV dan kamera CCTV dipasang di setiap sudutnya.

Dan hal aneh lainnya adalah pohon di dalam halte bus. Selama masa rehabilitasi, trotoar dibiarkan tidak ditebang tanpa menebang pohon, memberi mereka perasaan estetika dengan memberi mereka besi dan kawat.

Sebelumnya, Kepala Sekretaris Perusahaan dan Humas Trans Jakarta Anang Rizkani Noor mengatakan halte Gelora Bung Karno akan dibuka kembali pada Rabu (Rabu (17/8/2022)) bertepatan dengan peringatan 77 tahun berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Halte GBK merupakan salah satu dari total 46 halte yang direvitalisasi pada 2022 sebagai upaya Transjakarta untuk meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan,” tutur Anang

Halte bus baru ini tersedia dalam kapasitas yang lebih besar. Fasilitas lainnya termasuk mesin gerbang, toilet, kamera CCTV atau CCTV, Sistem Informasi Penumpang (PIS), Wi-Fi, mushola, dan banyak lagi.

PT Transjakarta tahun ini mengaktifkan 46 shelter dengan anggaran Rp 600 miliar. Aktivasi akan dihentikan secara bertahap selama 6 bulan atau hingga Desember 2022.

Aktivasi ini akan meningkatkan kapasitas dan fasilitas Terminal Bus Trans Jakarta. Shelter yang kesulitan menampung lebih banyak penumpang akan diprioritaskan untuk diaktifkan kembali.

Halte bus akan berada dalam suasana yang lebih terbuka untuk memberikan sirkulasi udara yang lebih besar. Dengan begitu, pelanggan akan semakin nyaman berada di Terminal Bus Trans Jakarta.

Pos terkait