Memastikan Sidang Tahunan Agar Berjalan Lancar, Keamanan Gedung Nusantara DPR Diperketat

Jelang sidang tahunan MPR, keamanan gedung nusantara DPR diperketat. (Dok.Liputan6 com)

epanrita.net – Sejumlah aparat keamanan termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada Selasa, 16 Agustus 2022, nampak berjaga-jaga di gedung wakil rakyat tersebut.

Hari ini diselenggarakan Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD RI. Presiden Joko Widodo menghadiri rapat tahunan tersebut.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari Detik.com pada Selasa (16/8/2022) pukul 07:45 WIB di Gedung DPR Senayan Jakarta, beberapa Paspampres siaga di sekitar Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura. Gedung Kura-Kura hanya dapat dimasuki oleh orang-orang dengan tanda pengenal khusus.

Pengamanan dalam (Pamdal) DPR juga tampak siaga berjaga di gedung Nusantara. Di sekitar gedung terlihat nuansa Hari Kemerdekaan dan Parliamentary 20 (P20). Diketahui sang Presiden masuk ke gedung Nusantara langsung melalui pintu depan.

Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan taktis (rantis) dan kendaraan Gegana Polri juga menunggu di sekitar gedung Kura-Kura. Sementara itu, di lapangan sekitar Gedung Nusantara 1, ada tiga helikopter dari istana.

Sementara itu, TNI dan anggota Polri bersenjata lengkap sudah berjaga di depan pintu masuk Gedung Kura-Kura. Ambulans RSPAD juga disiagakan di tempat.

Keamanan telah ditingkatkan di beberapa pintu masuk kompleks parlemen. Tidak sembarang orang boleh memasuki area lokasi tersebut.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengonfirmasikan kehadiran Presiden MPR RI Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR RI pada Selasa, 16 Agustus 2022. Pertemuan itu sebenarnya digelar secara langsung di ruang sidang utama Gedung Nusantara, komplek MPR/DPR/DPD RI.

Bamsoet mengatakan, kehadiran Jokowi dimaksudkan untuk memberikan sambutan dalam rangka laporan kinerja lembaga nasional. Ada pula pidato peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Presiden Joko Widodo sepakat dengan MPR, DPR, dan DPD agar pelaksanaan Sidang Tahunan MPR sekaligus Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dibuat secara sederhana, efektif, dan efisien. Sehingga tidak memakan waktu terlalu lama. Terpenting pesannya tersampaikan kepada masyarakat,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (15/8).

Pos terkait