Fadli Zon selaku Ketua BKSAP DPR RI Mendesak DK PBB terkait Perlindungan Warga Gaza

Fadli Zon selaku Ketua BKSAP DPR RI Mendesak DK PBB terkait Perlindungan Warga Gaza (Doc, Parlementaria Terkini - Dewan Perwakilan Rakyat)

epanrita.net – Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon, Mendesak DK PBB untuk segera Melakukan Rancangan Perlindungan terhadap Warga Gaza, Simak Ulasannya Disini.

Fadli Zon, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, mendesak khalayak internasional, khususnya DK PBB, untuk mengembangkan langkah-langkah perlindungan berkelanjutan bagi rakyat Gaza. Selama 14 tahun, layanan utama seperti makanan, bahan bakar, dan listrik terancam krisis yang sangat buruk.

“Saya mengingatkan bahwa ombardir Israel atas Gaza terus berulang. Ini yang terburuk sejak Mei tahun lalu dengan korban tewas 200 warga Palestina. Israel kembali secara mencolok melabrak prinsip hukum internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat. DK PBB harus mengambil tindakan preventif. Pembentukan pasukan perdamaian di Gaza layak dipertimbangkan, kendati pun itu sulit dan perlu waktu,” kata Fadli dalam rilis yang diterima Parlementaria, Selasa (9/8/2022).

Sementara itu, Wakil Presiden ‘the League of Parliamentarians for Al Quds’, sebuah organisasi yang menyatukan anggota dunia yang mendukung Palestina, menegaskan komitmen DPR untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Indonesia bertekad membantu Palestina merdeka menjadi negara berdaulat sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia pada umumnya. Seorang politisi dari Fraksi Partai Gerindra berkata, “Ini adalah amanat konstitusi kita.”

“Rangkaian penodaan atas Al Aqsa dan serangan brutal Israel baru-baru ini atas Gaza semakin menguatkan komitmen kami di DPR RI dalam menyokong penuh Palestina. Oktober mendatang di Rwanda, kami kembali akan membawa isu Palestina sebagai isu penting Inter Parliamentary Union (IPU). Kami akan mendesak IPU untuk berkunjung ke Gaza. Kami juga akan kembali mengusulkan agar Parlemen OKI melakukan kunjungan ke Gaza. Kunjungan itu penting sebagai wujud nyata dukungan parlemen global terhadap Gaza,” pungkasnya.

Pos terkait