Terbentuknya Logo HUT Ke-212 Dari Seekor Burung cangkurileung Yang Sedang Terbang

Terbentuknya Logo HUT Ke-212 Dari Seekor Burung cangkurileung Yang Sedang Terbang ( Dok. PRFM News )

epanrita.net – Pemerintah Bandung Sudah Meluncurkan Logo Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-212, ide besar terbentuknya logo dari seekor cangkurileung.

Pemerintah Kota Bandung meluncurkan logo HUT ke-212 Kota Bandung (HJKB). Seperti diketahui, 212 HJKB akan jatuh pada 25 September 2022.

Bacaan Lainnya

Logo HJKB 212 Kota Bandung kali ini berbentuk seperti burung pipit atau yang sering disebut dengan Manuk Cangkurileung oleh masyarakat Bandung, dengan tema “Bandung Bangkit Untuk Pahlawan Bandung”.

Ide besar logo yang dikutip di Instagram @disbudpar.bdg ini terinspirasi dari flying cancure. Cangkurileung merupakan salah satu hewan perwakilan Kota Bandung.

Manuk Cangkurileung terdiri dari angka 212, yang melambangkan kota Bandung dengan sejarah 212 tahun. Cangkurileung telah menjadi simbol keramahan sebagai ciri khas masyarakat Bandung yang ramah.

Cangkurileung adalah simbol kreativitas yang mewakili Bandung, salah satu kota kreatif di Indonesia.

Cangkurileung juga mencerminkan karakter buruh yang menderita, yang mewakili persatuan, solidaritas dan solidaritas antara pemerintah kota Bandung dan warganya dalam menanggulangi wabah dan menjadikan Bandung aman, sehat dan sejahtera.

Konsep logo menggunakan warna biru, kuning dan hijau merupakan identitas Kota Bandung. menulis “Tahun, Kota Bandung. Bangkit Bersama untuk Bandung Juara” Tema HUT Bandung tahun ini sekaligus menonjolkan identitas kota.

Diciptakan oleh Pembuat Logo Persita

Dani Nugraha (33) dari Cisarua Bandung Barat, pemenang HJKB 212 Logo Contest Dani adalah salah satu desainer yang paling berpengalaman di bidang grafis, membuat logo.

Dani mengakui bahwa logo, termasuk tema, bentuk, dan pilihan warna, sudah dibahas dirinya dan teman-temannya selama seminggu.

“Awalnya terinspirasi dari logo HJKB 209, di sana ada burungnya, Burung cangkurileung tapi tidak ada angkanya, pas lihat cangkurileung dicari-cari ternyata cangkurileung fauna Kota Bandung. dilihat dari filosfi ternyata ada filosfinya dan nyambung dengan tema yang sekarang dan di sana diekslpor bentuk logonya,” kata Dani yang juga pernah menjurai sayembara Hari Jadi Kota Bekasi.

Selain menyerahkan logo dan dinyatakan sebagai pemenang oleh juri juri, Dani menyempatkan diri untuk membuat beberapa logo alternatif lainnya.

“Saya buat satu minggu, lumayan (sulit) soalnya sambil saringan sama teman sesama desainer, sesama yang ikutan lomba, bersaing dan saling support ya, hadiahnya Rp 15 juta, alhamdulillah,” tambahnya.

Tidak hanya lambang HJKB Bandung dan Bekasi, tapi juga Perseta, lambang tim sepak bola kebanggaan warga Tangerang. Perceta sendiri saat ini bermain untuk Liga 1 2022/2023.

“Tahun 2019 fokus desain, awal dari tahun 2017 sih, cuman belum fokus. Lebih dari lima kali (menang), masih tahun ini logo HUT Kota Bekasi dan sebelumnya logo Persita, Persita dulu dilombakan, tahun 2022,” pungkasnya.

Pos terkait