10 Fakta Menarik Jelang Pertandingan Manchester United Vs Brighton

Manchester United akan mengawali musim 2022/2023 dengan menjamu Brighton & Hove Albion. ( Dok. Cerdik Indonesia - Pikiran Rakyat )

epanrita.net – Manchester United akan mengawali musim 2022/2023 dengan menjamu Brighton & Hove Albion. Berikut 10 fakta terkait duel Manchester United vs Brighton.

MU menuntaskan musim lalu dengan hasil kurang memuaskan, gagal finis empat besar, cuma punya selisih gol +1, dan tidak ada trofi sama sekali. Untuk itulah kedatangan Erik ten Hag membumbungkan harapan tinggi soal kebangkitan MU.

Bacaan Lainnya

Melihat hasil pramusim yang terbilang oke, MU punya harapan besar untuk memulai musim ini dengan baik. Apalagi mereka akan bermain di Old Trafford, Minggu (7/8/2022) malam WIB menghadapi Brighton.

Brighton memang tak sebanding dengan kualitas skuad MU, tapi mereka punya pengalaman mengalahkan lawannya itu dengan skor 4-0 musim lalu. Bisakah MU membalaskan dendamnya?

10 fakta laga Manchester United vs Brighton

– Manchester United untuk pertama kalinya bertemu Brighton pada pekan pertama Liga Inggris. Sementara ini jadi pertemuan kedua MU dan Brighton di bulan Agustus setelah kekalahan Setan Merah 2-3 di Amex pada 2018.

– Brighton kalah enam kali dari tujuh pertemuan terakhir kontra Man United, tapi memenangi duel terakhir di Mei 2022 dengan skor 4-0. Hanya menghadapi Man City (9), Seagulls menderita kekalahan lebih banyak ketimbang Man Utd (7).

– Brighton tidak pernah menang di kandang Manchester United di seluruh kompetisi (2 imbang 12 kalah), kalah di delapan lawan terakhirnya ke Old Trafford.

– Man United menang 10 kali di pekan pertama dari 13 musim terakhir (3 kalah), menang 5-1 atas Leeds United musim lalu. Red Devils menuntaskan musim 2021/2022 dengan kekalahan – mereka tidak pernah kalah di laga terakhir dan laga pembuka musim berikutnya sejak 1973.

– Tidak ada laga pembuka Brighton di Premier League yang berakhir dengan hasil imbang (2 menang 3 kalah), dengan dua kemenangan didapat atas tim yang terdegradasi di akhir musim – 3-0 atas Watford 2019/2020 dan 2-1 lawan Burnley musim lalu.

– Manchester United kalah empat kali dari enam laga Premier League terakhirnya (1 menang 1 imbang), lebih banyak dari 20 laga sebelumnya (10 menang 7 imbang 3 kalah) Mereka kalah di dua partai terakhirnya musim lalu. Tiga kekalahan beruntun terakhir diderita pada Desember 2015.

– Setelah kalah enam laga beruntun Februari hingga Maret, Brighton cuma kalah sekali dari sembilan laga terakhir (5 menang 3 imbang). Hanya Liverpool dan Manchester City (23), serta Tottenham (20) yang punya poin lebih banyak di Premier League pada bulan April dan Mei musim lalu ketimbang Seagulls (18).

– Erik ten Hag akan jadi manajer kedelapan (termasuk caretaker) yang memegang Manchester United dalam sembilan tahun terakhir sejak Sir Alex Ferguson pensiun. Enam dari tujuh manajer itu memenangi laga pertamanya bareng Red Devils, kecuali Louis van Gaal (kalah 1-2 dari Swansea).

– Bruno Fernandes terlibat dalam hadirnya enam gol dari lima duel kontra Brighton (4 gol 2 assist) – hanya menghadapi Leeds (8), dia terlibat lebih banyak.

– Pascal Groos paling banyak mencetak gol ke gawang Manchester United ketimbang menghadapi tim lain (4). Dia mencetak gol di tiga duel Premier League kontra MU yang dimenangi Brighton.

Pos terkait