Meriahkan HUT RI ke-77, Warga di Lumajang Gelar Pertandingan Sepakbola dengan Mengenakan Sarung

meriahkan HUT RI ke 77, pertandingan bola unik, pemain kenakan sarung. ( Dok. Sumber : tim tvone - wawan sugiarto )

epanrita.net –  Lumajang, Jawa Timur – Beragam kegiatan dilakukan warga untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke 77, salah satunya sepak bola yang digelar warga Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Berbeda dengan pertandingan sepak bola pada umumnya, pada pertandingan ini anggota kedua kesebelasan harus mengenakan sarung dengan batas paling atas di bawah lutut.

Bacaan Lainnya

“Ya bukan Agustusan kalau gak ada lucu-lucunya, makanya semua pemain wajib pakai sarung,” kata Nasib Setiawan, panitia lomba, Kamis (18/8).

Selain harus pakai sarung, usia para pemain juga dibatasi minimal 40 tahun, dan merupakan penduduk Desa Besuk. “Ini namanya jago kapuk antar RT, usia pemain minimal 40 tahun dan harus warga lokal serta harus menunjukkan KTP,” imbuhnya.

Karena faktor usia, pertandingan sepak bola jago kapuk ini hanya berlangsung 15 menit per babaknya. Gelak tawa dan sorak sorai penonton, terus terjadi selama pertandingan ini berlangsung. Tingkah lucu para pemain yang kesulitan saat menendang bola karena memakai sarung, kerap membuat para pemain terjatuh bahkan saling bertabrakan dengan pemain lainnya.

“Nafas ngos-ngosan, maklum faktor usia, nendang bolanya juga susah terkendala sarung, bolak-balik jatuh,” tutur Bendot, salah satu peserta.

Meskipun cukup mengusahakan dan banyak menguras tenaga, para pemain bersemangat mengikuti jalannya pertandingan hingga usai.

“Itung-itung partisipasi sekaligus olahraga, barangkali bisa juara dan dapat hadiah kambing,” pungkasnya

Pos terkait