Jadi Oleh-Oleh Favorit, Keripik Ikan Khas Rawa Pening Terasa Renyah dan Gurih

Keripik Ikan Khas Rawa Pening Terasa Renyah dan Gurih. ( Dok. Sumber : Aditya Bayu C./tvOnec )

epanrita.net – Semarang, Jawa Tengah – Danau Rawa Pening menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang ada di Kabupaten Semarang.

Selain memiliki pemandangan yang sangat indah, kawasan wisata Danau Rawa Pening juga menyajikan aneka oleh-oleh khas Rawa Pening, yaitu aneka keripik ikan rawa yang terkenal gurih dan renyah.

Para penjual keripik ikan berjejer di sejumlah kios yang berada tepat sebelum masuk ke kawasan Bukit Cinta Danau Rawa Pening, Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Para penjual yang merupkan warga sekitar menyajikan aneka keripik seperti keripik udang, keripik belut dan aneka keripik olahan ikan.

Harga dari aneka keripik ini semuanya sama, yaitu Rp 25 ribu per 250 gram. Terkecuali untuk keripik belut yang dijual lebih mahal, yaitu Rp 60 ribu per 250 gram.

Salah satu penjual keripik, Wagiyati, mengatakan saat ini penjualan keripik ikan mulai bergeliat lagi seiiring dengan membaiknya pengunjung wisata di Bukit Cinta Danau Rawa Pening.

“Alhamdulilah saat ini pengunjung yang beli oleh-oleh terutama keripik sudah kembali meningkat. Dulu kami sempat tutup lama akibat penutupan lokasi wisata saat pandemi Covid-19. Saat ini, jika akhir pekan bisa laku lebih dari 5 kilogram,” ujar Wagiyati, Senin (22/8/2022).

Ada beberapa keripik ikan yang menjadi favorit para wisatawan. Karena bisa tahan hingga 2 bulan, maka bisa dijadikan oleh oleh untuk wisatawan dari luar kota.

“Di sini ada keripik wader rawa, wader tambah, cetul dan keripik kulit ikan. Semuanya bisa tahan hingga 2 bulan. Jadi banyak yang beli untuk oleh-oleh dan bisa dibawa keluar kota,” jelasnya.

Wagiyati menjelaskan bahwa dalam pembuatan keripik tidak menggunakan bahan pengawet. Rahasia agar keripik bisa renyah dan tahan lama ada di proses memasaknya.

“Kita untuk penggorengan sampai 3 kali dengan bumbu dapur seperti bawang putih, garam dan tepung beras. Tidak ada pengawet sama sekali. Agar bisa tahan lama dan renyah kuncinya ada di cara menggoreng,” imbuh Wagiyati.

Riyani, salah satu wisatawan dari Semarang, mengatakan sudah beberapa kali membeli keripik di Bukit Cinta.

“Saya kebetulan sedang main bersama keluarga. Setiap ke Bukit Cinta selalu beli keripik ikan disini. Untuk rasanya gurih dan enak. Keripik di sini tidak sangat renyah, tapi juga empuk. Jadi cocok buat camilan ataupun lauk,” ungkapnya.

Pos terkait