Mahkamah Agung Pecat 2 Hakim Nakal, Bukannya Tegakan Keadilan Hakim di Rangkasbitung Malah Nyabu!

2 Hakim di Pengadilan Negeri Rangkasbitung dipecat karena menggunakan sabu. (Dok.ERA ID)

epanrita.net – Diketahui 2 Hakim Pengadian Negeri (PN) Rangkasbitung ditangkap BNN sebagai tersangka pemakai Narkoba berjenis Sabu.

Sunarto, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial mengatakan hakim Danu Arman dan Yudi Rozadinata dari Pengadilan Negeri Rangkasbitung ditangkap karena menggunakan sabu, telah dipecat. Ia menyebutkan, Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung (KMA) sudah dikeluarkan.

Bacaan Lainnya

“Dipecat awal Juni seingat saya tanggal 2 apa tanggal 3 saya lupa. Begitu ribut-ribut itu kita dapat dari Polres dari BNN dia ditahan, sudah, keluar SK KMA pemberhentian sementara,” kata Sunarto usai mengisi seminar HUT KY Ke-17 di Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).

Dirinya membantah soal perlindungan Mahkamah Agung terhadap Hakim Danu Arman, putra pejabat tinggi pengadilan. Menurut dia, pemecatan Hakim Danu merupakan bentuk keseriusan MA dalam menindak hakim yang melanggar.

“Nggak ada (melindungi), MA itu prinsipnya itu dalam bekerja silent is gold, diam itu adalah emas. Tunjukan dedikasi dan kinerjanya tanpa ngomong ke mana-mana,” ujarnya.

“Kalau melindungi nggak diberhentikan, kalau sudah dipecat, kok ngelindungi gimana?,” tambahnya.

Ia juga mengaku tidak tahu di pengadilan mana kasus Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung itu akan digelar. Ia mengatakan, pilihan pengadilan adalah kewenangan Badan Narkotika Nasional dan kejaksaan.

“Belum, kita nggak tahu, nggak tau (akan disidang di pengadilan mana). Oleh BNN diserahkan ke mana oleh jaksa diserahkan ke PN mana. Yang nyerahkan jaksa sesuai dengan locus delicti-nya tempat terjadinya itu biasanya digunakan itu oleh jaksa,” tuturnya

Sebelumnya, Hakim Danu Arman dan Yudi Rozadinata akan duduk di kursi pesakitan segera. Kedua hakim tersebut akan diadili pada kasus narkoba jenis sabu.

Ivan H Siahaan, Kasi Penkum Kejati Banten menyebutkan, berkas perkara Hakim PN Rangkasbitung telah selesai. BErkas dinyatakan lengkap oleh jaksa penyelidik atau P21.

“Sudah P21, tinggal menunggu tahap kedua, nanti tergantung penyidik dari BNN,” kata Ivan di Serang pada Jumat (5/8/2022).

Penyerahan pertama berkas perkara kasus sabu hakim PN Rangkasbitung dilakukan pada Senin (18/7). Penyelesaian berkas diumumkan pada Selasa (2/8) atau Rabu (3/8). Berkas akan segera dikirimkan untuk segera disidangkan.

“Lengkap berkasnya, sebelumnya ada kekurangan formil dan materiil sedikit saja,” jelas Ivan.

Sebagaimana yang diketahui, Danu dan Yudi berbagi 20.634 gram sabu jenis Ice Blue Kristal. Barang tersebut dipesan dari Sumatera.

Keduanya ditangkap oleh BNN Kabupaten Banten di Pengadilan Negeri Rangkasbitung, Selasa (17/5). Penangkapan diawali dengan ditemukannya kiriman sabu yang dipesan oleh Tudy dan diambil oleh petugas pengadilan berinisial RASS.

Pos terkait