Istri Ferdy Sambo Sudah Menjalanin Pemeriksaan, Hasilnya Akan Diumumkan Di Persidangan

Istri Ferdy Sambo Sudah Menjalanin Pemeriksaan, Hasilnya Akan Diumumkan Di Persidangan ( Dok. Kompas com )

epanrita.net – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah meminta keterangan dari istri Inspektur Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terkait penyelidikan pembunuhan Brigadir J.

Ketua Dewan Komnas Ham, Ahmad Taufan Damanik, berharap hasil penjurian akan diumumkan nanti di pengadilan.

Bacaan Lainnya

“Kita harapkan itu (hasil pemeriksaan) dibuka di pengadilan,” kata Taufan saat ditemui di Kantor Komnas HAM, Selasa (23/8/2022).

Saat ini, hasil permintaan keterbukaan informasi Putri sudah diserahkan ke penyidik ​​polisi.

Komnas HAM tidak mengungkapkan hasil permintaan informasi tentang keramik yang menjadi kewenangan penyidik.

“Kita lihat (hasil permintaan keterangan) itu lebih baik wewenang penyidik, dan itu di pengadilan (akan) dibuka,” imbuh dia.

Taufan tidak banyak membeberkan hasil penyelidikan, termasuk kondisi gerabah selama penyelidikan.

Dia mengatakan Putri baik-baik saja saat diperiksa pada Sabtu (20/8/2022).

“Jadi dia dalam kondisi yang bisa memberikan keterangan,” papar dia.

Sebagai referensi, Putri Candrawathi adalah satu dari lima tersangka pembunuhan Brigadir J.

Putri telah melaporkan tuduhan pelecehan seksual kepada Brigadir Jenderal J. sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, polisi tidak menemukan unsur kriminal dan menghentikan laporan tersebut.

Sementara itu, pada 19 Agustus 2022, di kamar Brigadir J, ia ditemukan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi telah mengidentifikasi nama lima tersangka dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

Lima tersangka telah diidentifikasi, dengan Ferdy Sambo sebagai pelaku utama, Bripka Ricky Rizal dan Bharada E atau asisten pribadi Sambo Richard Eliezer dan Kuat, sopir keluarga Ferdi Sambo yang terkenal.

Lima terdakwa didakwa dengan pembunuhan yang disengaja (pasal 340), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pos terkait