Tersangka Korupsi Kabur! Daftar Buronan Terbaru yang Dicari KPK atau DPO

Daftar 5 orang DPO terbaru atau dicari KPK terkait korupsi. (Dok.Kumparan)

epanrita.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan lima tersangka yang masih dalam status daftar pencarian orang (DPO) atau buron.

KPK menyebut lima tersangka korupsi DPO atau dicari KPK. Daftar tersebut memiliki nama DPO baru bernama Paulus Tannos.

Bacaan Lainnya

Paul Tanos merupakan salah satu tersangka kasus korupsi pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Akan tetapi, Paulus Tannos awalnya tidak masuk dalam daftar DPO.

Deputi Penindakan dan Penegakan KPK Karyoto mengatakan saat ini Paulus Tannos berdomisili di Singapura. Menurut dia, KPK harus bekerja sama dengan Corrupt Practices Investigation Bureau Singapura (CPIB) dalam hal ini.

“Kalau Paulus Tannos kembali kita harus selalu koordinasi dengan CPIB sana. Karena walaupun dikatakan perjanjian ekstradisi antar kedua negara sudah ditandatangani. Namun demikian, peraturan pelaksanaan yang di kita… kemarin sudah koordinasi, belum dilaksanakan peraturan turunannya,” kata Karyoto kepada wartawan, Selasa (23/8/2022).

Kariuto mengatakan KPK akan membahas proses ekstradisi dengan otoritas Singapura. Akan tetapi, ini dapat diimplementasikan setelah aturan penerusan turunan selesai.

“Nanti kalau peraturan turunannya sudah siap, siapakah yang menjadi central authority di situ, kita akan melapor kepada central authority, untuk mengadakan kerja sama secara bilateral dalam hal upaya untuk melakukan penangkapan dan ekstradisi terhadap DPO-DPO yang diduga mungkin ada di Singapura,” kata Karyoto.

Daftar Buronan KPK

Hingga saat ini, setidaknya ada lima buronan di KPK yang belum tertangkap. Terakhir, ada Paulos Tanos yang dituding melakukan korupsi dalam proses pengadaan e-KTP. Berikut daftar lima buronan KPK.

1. Bupati Mambramo Tengah, Ricky Ham Pagwak. Ricky ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi beberapa proyek di Pemerintah Pusat Kabupaten Mambramo. Ketika Ricky akan dijemput secara paksa, ia melarikan diri ke Papua Nugini melalui Jalan Tikus.

2. Kirana Kotama, buron sejak 2017. dugaan suap untuk mengaudit pengalihan pekerjaan kehutanan di Provinsi Riau ke Kementerian Kehutanan pada tahun 2014;

3. Izil Azhar, buron dari tahun 2018. penerimaan gratifikasi terkait pembangunan proyek dermaga Sabang tahun 2006-2011;

4. Harun Masiku, buronan dari tahun 2020. Kasus suap pengganti antar waktu (PAW) DPR RI.

5. Paulos Tanos, didakwa korupsi pengadaan KTP. Kasus ini pun juga menjerat Sitia Novanto.

Pos terkait