Seorang Remaja Tewas Usai Memprovokasi Warga, Niat Mencari Musuh Berujung Maut!

Seorang remaja tewas setelah mencari ribut dan memprovokasi warga bersama kelompoknya di Tangerang. (Dok.Jabar Ekspres)

epanrita.net – Seorang remaja tewas usai menyerang sekelompok orang yang tengah berada di sebuah angkringan di Tangerang.

Sekelompok geng menyerang angkringan di Jl Raden Patah, Ciledug Kota Tangerang. Seorang remaja berinisial HTC (15) tewas dalam serangan tersebut.

Bacaan Lainnya

Pertumpahan darah ini terjadi pada Sabtu (2022-08-20) 03:00 WIB. Korbannya adalah beberapa pelaku yang menyerang pemuda di lokasi tersebut.

Insiden tersebut menewaskan satu orang HTC dan melukai seorang warga berinisial BYAP (24). Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut.

Gangster mencari musuh

Kapolsek Ciledug Kompol Noor Marghantara menyebutkan HTC dan kelompoknya ingin mencari musuh malam ini. Kemudian mereka membuat keributan, mengacungkan senjata tajam ke warga yang berada di lokasi angkringan.

“Mereka anak-anak remaja yang memang mau cari musuh. Yang di angkringan itu hanya orang-orang nongkrong dipanas-panasin di situ,” ujar Noor Marghantara saat dihubungi, Senin (22/8).

Pelaku membawa parang dan memprovokasi warga yang sedang nongkrong di angkringan hingga terjadi keributan.

“Dia mancing-mancing, ngacungin celurit, terus mau nyerang,” imbuhnya.

Warga Melawan Hingga Terjadi Kericuhan

HTC dan rombongannya kembali ke lokasi dan menyerang warga. Warga melakukan perlawanan menggunakan bambu.

“Kemudian si kelompok anak-anak itu, mereka balik lagi terus nyerang yang di tempat angkringan,” tambahnya.

Menurutnya, anak-anak yang mencari musuh ini awalnya berkumpul di daerah Kreo. Mereka berkeliaran dengan senjata tajam.

“Ada CCTV-nya, lalu salah satu anggota kelompok yang provokasi ada yang ketinggalan,” katanya.

Sebuah senjata tajam dari kelompok HTC jatuh di tempat kejadian. HTC yang ditinggalkan sempat diserang warga hingga akhirnya tewas dibacok.

“Mungkin temen-temennya itu senjatanya ada yang jatuh, terus dipakai sama pihak yang di depan angkringan ini untuk nyerang balik, kena bacok di bagian dadanya,” sambungnya.

Ia mengatakan salah satu anggota kelompok Kreo yang memprovokasi ini tewas terkena bacok, seorang remaja berinisial HTC (15) hingga tewas. Sementara di pihak angkringan yang disreang berinisial BYAP (24) mengalami luka-luka.

“BYAP (24) korban luka warga sekitar situ. HTC (15) masih SMP, yang nyerang duluan anak-anak SMP ini. Temennya ada yang diamankan juga,” ucapnya.

Pos terkait