Terjadi Tawuran Antar Geng, Hingga Menyebabkan 1 Orang Meninggal Dunia

Terjadi Tawuran Antar Geng, Hingga Menyebabkan 1 Orang Meninggal Dunia ( Dok. Kompas com )

epanrita.net – Sabtu (20/8/022) lalu, perkelahian antara sekelompok remaja di Jalan El Bidho II di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur mengakibatkan tewasnya seorang korban berinisial HM (16).

Kapolsek Cipayung (Kapolsek) AKP Bayu Marfiando mengatakan, tawuran antar kedua kelompok tersebut menjadi motivasi untuk mengejar popularitas.

Bacaan Lainnya

“Untuk motif sejauh ini hanya untuk mencari popularitas. Mereka menggunakan akun media sosial (Instagram) dan melakukan live streaming,” kata Bayu di Mapolsek Cipayung, Senin (22/8/2022).

Kelompok korban disebut Geng Brigit (Gits Brigade) dan kelompok pelakunya adalah Geng Bostem (Bocah Siap Tempur).

Perkelahian dimulai dengan geng Bostem sedang minum dan nongkrong. Kemudian mereka diberitahu bahwa Geng Brigit akan menyerang mereka.

“Bostem sedang kumpul-kumpul di Lubang Buaya, mereka sedang minum, tidak lama kemudian AS (pelaku utama) ini menyampaikan, ‘Kita akan diserang’,” kata Bayu.

Kemudian geng Brigite datang ke Geng Bosterm dan terjadilah perkelahian.

“Pelaku utama, AS dan F, perannya yang menggunakan sajam (celurit) sehingga korban meninggal dunia,” ujar Bayu.

Sementara itu, dua aktor lainnya, AR dan GS, bertanggung jawab atas perekaman. Keduanya masih di bawah umur.

“AR dan GS berperan sebagai perekam video sekaligus yang memerintahkan pelaku utama untuk menyerang,” kata Bayu.

Ketiga tersangka AS, AR dan GS ditangkap pada Minggu (21 Agustus 2022) di Majalengka, Jawa Barat oleh Polsek Cipayung, dimana F masih buron.

Mereka dijerat dengan Pasal 35(3) Tahun 2014 dan Pasal 351 KUHP sehubungan dengan perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak berdasarkan Pasal 170 KUHP. atau Pasal 55 KUHP, 15 tahun penjara.

Dalam pertempuran jarak dekat, korban MH tewas dengan benda tumpul di bagian pergelangan tangan, dada dan paha kiri.

Pos terkait