Kuasa Hukum Brigadir J Minta Putri Candrawathi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kuasa Hukum Brigadir J Minta Putri Candrawathi Ditetapkan Sebagai Tersangka ( Dok. Kompas com )

epanrita.net – Kuasa Hukum Brigadir J Minta Putri Candrawathi Ditetapkan Sebagai Tersangka Karena Tidak Minta Maaf.

Pihak keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat mengapresiasi kerja tim khusus yang telah menetapkan istri mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana.

Bacaan Lainnya

Pengacara Brigadir J, Johnson Panjaitan berharap bisa mengungkap lebih dalam soal motif pembunuhan anak kliennya itu.

“Harapannya dengan ditetapkannya PC sebagai tersangka akan membuat terang perkara dan akan terbuka mengenai motif dari peristiwa pembunuhan Brigadir J,” kata Johnson saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).

Sementara itu, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Sejauh ini, Putri belum diamankan polisi karena Tengah Sakit.

Putri ditangkap pada Jumat (7 Agustus 2022) setelah polisi menyita dua slide terkait rencana pembunuhan Joshua dari rumah dinas Ferdi Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Alat bukti pertama adalah keterangan saksi. Lalu ada panduan elektronik berupa kamera CCTV di dekat kavling rumah di kawasan Jalan Sagoling atau rumah dinas Duren Tiga.

“Jadi pasal yang kami persangkakan terhadap saudari PC Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 Pasal 56 KUHP,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2022).

Dengan ditetapkannya Putri sebagai tersangka baru, total ada lima tersangka penembakan Brigadir J.

Keempat mantan tersangka tersebut adalah Inspektur Ferdi Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Baharad E., Bribka Ricky Rizal, dan anggota keluarga Sambo bernama Kuat Ma’ruf.

Brigadir J mengaku ditembak mati oleh Bharada E di kediaman Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurut keterangan polisi, Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Ferdi Sambo.

Pos terkait