Tukang Parkir Intip dan Raba Payu Dara Wanita di Toilet Cafe!

Seorang wanita terkena pelecehan seksual oleh tukang parkir di toilet kafe. (Dok.ID Post)

epanrita.net – Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi mengatakan, pria berinisial ED yang melecehkan perempuan, R, diketahui sebagai tukang parkir.

Polisi telah mengidentifikasi juru parkir berinisial ED sebagai tersangka pelecehan seksual terhadap pengunjung wanita di sebuah kafe di kawasan Melawai, Kebayoran, Jakarta Selatan. Polisi kini resmi menahan tersangka.

Bacaan Lainnya

“Iya (sudah ditahan),” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma kepada wartawan, Kamis (18/8/2022).

Nurma menyebutkan ED ditahan Polres Metro Jakarta Selatan sejak Rabu (17/8). Pelaku mengaku mabuk dan memegang payu dara korban.

“Mulai kemarin ditahan,” ujarnya.

Mengintip Korban di Toilet

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat malam (11 Agustus 2022). Pelaku berinisial ED sempat nekat melihat korban SS pipis di kamar mandi kantin.

“Jadi gini nih, korban lagi mau ke WC, ke toilet. Terus, udah gitu, dia kan kebetulan toiletnya itu kan pintunya nggak terlalu tertutup gitu, akhirnya (pelaku) nengok-lah dari sela-sela pintu itu yang di bawah, ngintip. Sesudah gitu, pas udah ngintip, kemudian dia (korban) kan teriak tuh, nggak jadilah dia kencing yang korbannya,” ujar Nurma kepada wartawan, Senin (15/8).

Pelaku menyentuh payu dara korban.

Nurma menjelaskan, korban berteriak saat mengetahui ED mengintip dari atas toilet. Nurma mengatakan, pelaku berdiri di depan pintu kamar mandi dan memegangi payu dara korban saat keluar kamar mandi.

“Pas (korban) keluar itu melakukan pelecehan itu, dia (pelaku) peganglah payudaranya itu. (Pelaku) masih di situ, jadi masih berdiri di situ, di pintu, terus (korban) keluar, dia (pelaku) malah melakukan pelecehan itu. Pas dia (korban) keluar, baru itu (pelaku) pegang payudaranya itu cewek,” tambahnya.

Nurma mengatakan, pelaku ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Nurma menyebutkan, pelaku langsung diamankan oleh satpam warnet dan dibawa ke Polres Jakarta Selatan.

Nurma mengaku, baru pertama kali pelaku melakukan tindak pidana di bawah pengaruh alkohol. Akan tetapi, Nurma mengatakan pelaku tidak dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan. Tersangka divonis lebih dari empat tahun penjara berdasarkan Pasal 12, Pasal 6 Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2022.

Pos terkait