Penembakan Kucing yang Viral Menuai Perhatian Anggota DPR Bobby Adhityo Minta Usut Pelaku

DPR RI anggota partai Golkar Bobby Adhityo dukung usut penembak kucing di kawasan Sesko TNI. (Dok.Golkar Indonesia)

epanrita.net – Seperti yang diketahui, sebelumnya beredar unggahan video yang menunjukan kucing-kucing yang ditembak di kawasan Sesko TNI.

DPR RI Golkar, anggota partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi, mendukung penyelidikan dugaan penembakan kucing di Sesko TNI kabupaten Bandung. Beberapa kucing mati. Bobby menilai penganiayaan terhadap kucing sebagai ancaman kriminal.

Bacaan Lainnya

“Ya memang setuju untuk diusut karena memang ada hukumnya, yaitu di pasal 302 KUHP dan pasal 66 UU 41/2014 perubahan UU 18/2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan, dan PP 95 tahun 2012 tentang kesejahteraan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan, di mana melakukan penganiayaan pada kucing/anjing ada ancaman pidana penjara dan sanksi administrasi,” kata Bobby kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Bobby berharap TNI akan mempelajari ancaman pidana ini setelah pelaku penganiayaan ini teridentifikasi. Ia tidak ingin hal yang sama terjadi lagi.

“Ini hendaknya dipertimbangkan dalam kebijakan di ranah militer, bila sudah terlacak pelakunya dan agar tidak terjadi lagi di masa depan,” tuturnya.

Menurut Bobby, norma hukum tentang kekejaman terhadap hewan berada di ranah sipil. Namun Bobby berharap kebijakan militer Indonesia akan mempertimbangkan standar hukum.

“Ya di masyarakat umum kan ada norma hukum di atas, tapi di ranah militer rasanya belum ada norma tersebut, jadi kebijaksanaan saja,” kata dia.

“Anggota TNI aktif kan di pengadilan militer, di pasal 1 (13) UU TNI, yang melakukan tindakan pidana diadili di peradilan militer,” imbuhnya

Tunggu Hasil Penyelidikan Panglima TNI

Diketahui, panglima TNI dikatakan sedang menyelidiki kasus seekor kucing yang ditembak. Dave Laksono, anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, menunggu hasil penyelidikan Panglima TNI itu.

“Bila panglima akan menelusuri kejadiannya, kita tunggu hasil pemeriksaan beliau. Apa sebab dan penyebabnya. Apakah ada faktor kesengajaan atau memang karena ada sebab lainnya,” kata Dave saat dihubungi terpisah.

Dave mengatakan Panglima TNI terbuka untuk penyelidikan. Dia yakin masalah ini akan ditangani dengan baik.

“Selama ini panglima sangat terbuka dalam penyelidikannya, dan saya yakin tidak akan ada cover up mengenai hal ini,” kata dia.

Panglima telusuri kucing ditembak di Sesko TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran tentang video kucing yang direkam di distrik militer Sisko.

“Saya telusuri sekarang. Saya sudah perintahkan tim hukum untuk telusuri berita di atas,” tegas Andika.

Sebuah video viral penembakan seekor kucing di sebuah rumah singgah hewan terlantar diunggah ke akun Instagram miliknya. Dalam video yang diunggah, terlihat bangkai empat ekor kucing dievakuasi perekam.

“Bantu share atau mention pihak terkait. Kucing-kucing ditemukan mati ditembak, lokasi di Sesko TNI Martanegara, Bandung. Ada yang tahu? Siapa pelakunya ini, kok tega banget kucing ditembak-tembak seperti ini. Kejadian sore ini tanggal 16 Agustus 2022. Satu Kucing saat ibu mau di X-ray, untuk memastikan luka tembak dan peluru di badan kucing,” tulis pengunggah, seperti dilihat detikcom, Rabu (17/8).

Pengunggah juga menyebut akun Instagram Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Akun Instagram Rizki Irmansyah juga disebutkan dalam deskripsi video.

“Ini pelurunya nyangkut ini di kepala ini. Luar biasa manusia kaya begitu,” kata perekam video yang menerangkan kondisi bangkai kucing-kucing itu.

Pos terkait