3 Kasus Korupsi Berskala Besar Terungkap! Jokowi Apresiasi Kejaksaan Menangani Kasus Tersebut

Dalam pidato sidang tahunan Jokowi bangga terbongkarnya 3 kasus korupsi besar. (Dok.Detik com)

epanrita.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan 2022 dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI pada Selasa, 16 Agustus 2022.

Dalam pidatonya di rapat tahunan MPR, Presiden Jokowi mengatakan tiga kasus korupsi berskala besar telah dibongkar. MAsyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyinggung soal keterpurukan KPK usai menyoroti pidato Jokowi.

Bacaan Lainnya

Tiga kasus yang dibanggakan Jokowi adalah dugaan kasus korupsi di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda. Jaksa disebut sedang menyelidiki tiga kasus.

“Ini baru sebatas pidato menurut saya karena belum ada hal-hal yang signifikan. Bahwa Kejaksaan kemudian hebat, ya sudah sewajarnya karena dia bagian dari pemerintahan. Dia sepanjang mau kerja, ya pasti banyak prestasi yang dia torehkan. Tapi ini bahwa semangat pemberantasan korupsi itu kan tentang lembaga yang independen, yaitu di KPK,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Boyamin menyinggung revisi UUD KPK. Menurut dia, survei terkait citra KPK menurun setelah revisi undang-undang tersebut.

“Kalau sebatas pidato belum menunjukkan komitmen kuat, karena apa pun kemarin telah terjadi perubahan UU KPK yang terkenal dengan revisi UU Nomor 19 Tahun 2019 dan itu kemudian melemahkan KPK yang sampai titik ini survei makin menurun dan itu yang harus diakui,” jelasnya.

Boyamin menyebutkan, keterpurukan KPK kini menjadi PR yang harus di benahi. Ia berharap KPK semakin diperkuat dan independen.

“Nah, KPK terpuruk di masa pemerintahan sekarang ini ya, itu yang perlu dibenahi ke depannya. Lebih diperkuat lagi, semakin independen, semakin hebat,” tutur dia.

Minta Segera Ada Pengganti Lili

Boyamin mengatakan, salah satu upayanya untuk memajukan KPK adalah dengan menggantikan Lily Pintauli Siregar yang mengundurkan diri dari KPK. Dia langsung meminta Jokowi agar segera mengusulkan pengganti Lily.

“Dengan salah satunya Pak Jokowi mengusulkan nama pengganti Lili yang sampai sekarang belum ada usulan. Dan usulannya harus dari orang-orang yang betul-betul hebat, mampu menambal kekurangan-kekurangan selama ini,” jelasnya.

Jokowi banggakan dengan pengungkapan tiga kasus korupsi besar.

Presiden Jokowi menjelaskan pemberantasan korupsi akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Jokowi mengatakan kasus korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI dan Garuda telah berhasil diungkap. Tiga kasus korupsi tersebut diungkap Kejaksaan Agung (kejagung).

“Demikian pula pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas utama. Untuk itu, Polri, Kementerian Kehakiman dan KPK masih aktif. Korupsi besar-besaran di Jiwasraya, ASABRI dan Garuda telah berhasil dibongkar dan reformasi komprehensif telah dimulai. Penyelamatan telah dimulai. Perdana Menteri Jokowi mengatakan dalam pidatonya pada pertemuan tahunan Gerakan Revolusi Rakyat yang diadakan di Majelis Nasional di Jakarta pada tanggal 16 (waktu setempat), “Hasilnya keluar seperti kasus BLBI yang masih berlangsung.”

Selanjutnya, Jokowi menyinggung skor Indeks Persepsi Korupsi Transparency International. Jokowi mengatakan skor Indeks Korupsi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Skor persepsi korupsi dari Transparency International juga naik dari 37 menjadi 38 di tahun 2021. Indeks Perilaku Antikorupsi dari BPS juga meningkat dari 3,88 ke 3,93 di tahun 2022,” tutur Jokowi.

Pos terkait