Perawatan Sederhana dari Rumah Bila Kita Terinfeksi Penyakit Cacar Monyet

Perawatan Sederhana dari Rumah Bila Kita Terinfeksi Penyakit Cacar Monyet (Doc, Utara Times - Pikiran Rakyat)

epanrita.net – Perawatan Sederhana dan Mudah dari Rumah Apabila Diri Kita Terinfeksi Penyakit Cacar Monyet atau Monkeypox, Simak Ulasan Selengkapnya Disini.

Monkeypox atau cacar monyet sekarang menjadi sesuatu yang harus diwaspadai. Apalagi kasus monkeypox pertama di Indonesia sejak Jumat, 19 Agustus 2022, ditemukan pada pria berusia 27 tahun asal DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

Tentu banyak yang bertanya-tanya tentang penyakit cacar monyet itu sendiri. Orang dengan cacar monyet akan mengalami ruam yang mungkin terletak di atau dekat alat kelamin (penis, testis, labia, dan vagina) atau anus (lubang pantat) dan bisa di area lain seperti tangan, kaki, dada, wajah, atau mulut.

Tidak ada pengobatan khusus untuk cacar monyet. Karena virus yang menyebabkan  cacar monyet dan cacar sangat erat hubungannya, obat-obatan dan vaksin yang dikembangkan untuk mengobati dan mencegah cacar mungkin efektif melawan cacar monyet.

Akan tetapi, jenis perawatan untuk orang dengan cacar monyet tergantung pada seberapa sakit orang tersebut atau apakah mereka cenderung sakit parah. Kebanyakan orang dengan cacar monyet pulih sepenuhnya dalam 2 hingga 4 minggu tanpa perawatan medis.

Apa yang harus dilakukan jika terinfeksi cacar monyet? Seperti dilansir situs resmi CDC, Selasa (23/8/2022), berikut ini rangkaian hal yang bisa dilakukan penderita monkeypox di rumah.

Merawat Diri Sendiri

Gunakan kain kasa atau perban untuk menutupi ruam untuk membatasi penyebaran ke orang lain dan lingkungan. Jangan menusuk atau menggaruk lesi dari ruam. Ini tidak memperlambat penyembuhan dan memungkinkan virus menyebar ke bagian lain dari tubuh, meningkatkan kemungkinan virus dapat menyebar ke orang lain dan luka terbuka dapat terinfeksi bakteri.

Kemudian jangan cukur area yang terkena ruam sampai koreng telah terlepas dan lapisan kulit baru telah terbentuk. Mencukur justru menyebarkan virus dan menyebabkan lebih banyak luka.

Jaga agar lesi/ruam kulit tetap bersih dan kering saat tidak mandi atau mandi. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol, terutama setelah kontak langsung dengan ruam.

Jika Anda memiliki ruam di tangan Anda, berhati-hatilah saat mencuci tangan atau menggunakan sanitizer untuk menghindari iritasi pada ruam. Jika Anda memiliki ruam di tangan Anda, kenakan sarung tangan saat memegang benda umum atau menyentuh permukaan di area umum.

Jika memungkinkan, gunakan sarung tangan sekali pakai yang dapat dibuang setelah digunakan (misalnya sarung tangan lateks, poliuretan, atau nitril).

Pos terkait