Pecinta Kucing Wajib Tahu ! Berikut Gejala Ketika Manusia Tertular Jamur Ringworm di Kucing

Kenali Jamur Ringworm Pada Kucing karena Bisa Menular ke Manusia (dok: KlikDokter)

Di dunia internet khususnya TikTok baru-baru ini dikejutkan dengan seorang pemelihara kucing yang mempunyai bulatan-bulatan merah di kulitnya. Hal ini jamur ringworm menjadi topik yang hangat diperbincangkan.

Menurut Wikipedia, Tinea adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh dermatofit, sekelompok jamur kulit yang termasuk dalam genus Microsporum, Trichophyton, dan Epidermophyton.

Bacaan Lainnya

Penyakit kulit ini, juga disebut dermatofitosis atau ringworm yang terdiri atas bercak-bercak bulat yang terdiri atas eritema, di tengah bersisik dan pada tepi dengan popula kecil, kadang disertai dengan vesikel kecil.

Tinea diidentifikasi dengan letak infeksi pada tubuh. Ringworm diakibatkan oleh udara lembab, bawaan keluarga, dan sistem kekebalan yang melemah. Infeksi Tinea ditularkan dari orang ke orang dan dari hewan ke manusia, terutama kucing dan anjing.

Dilansir pada cewekbanget.grid.id,  kucing peliharaan dan kucing liar dapat terinfeksi Tinea, jadi berhati-hatilah saat bersentuhan dengannya. Siapa sangka kita bisa terkena jamur ringworm oleh kucing peliharaan kita.

Menularkan Tinea dari kucing tentu membuat kita sangat tidak nyaman. Efek yang mungkin Anda rasakan saat terinfeksi ringworm adalah sensasi gatal yang berbeda. Ringworm atau dalam bahasa lain adalah jamur Microsporum Canis (Mv Canis) yang biasanya ditularkan melalui kontak fisik. Seperti dilansir dari Health.grid, cara penularan melalui Tinea ini tidak hanya melalui kontak fisik.

Ayo, pelajari lebih lanjut tentang Tinea yang dapat menginfeksi kita!

Jamur Ringworm

Spesimen jamur ringworm pada manusia yang diakibatkan oleh kucing. Menurut laporan dari Mayo Clinic, Tinea dapat menyebabkan bintik-bintik merah pada kulit akibat paparan infeksi jamur.

Tanda-tanda seperti gatal sangat menyengat dan kesemutan sebelum ruam muncul. Kemudian muncul tanda-tanda lain, seperti kemerahan pada kulit, gatal-gatal yang tidak kunjung hilang, dan gambaran melingkar pada kulit. Di saat itulah kita akan merasakan gatal yang cukup menjengkelkan dan mengganggu.

Akan tetapi, meskipun sebenarnya disebut Tinea, jamur ini tidak terkena cacing sama sekali. Jadi mari kita obati dan manjakan diri kita di rumah. Padahal, cara mengobati jamur ini cukup mudah, yaittu menggunakan salep gatal dan antijamur.

Cara Pencegahan

Jangan mengobati diri sendiri dengan salep antijamur saja. Kita perlu menangani masalah jamur ini dengan sangat serius. Kita juga perlu merawat kucing kesayangan kita agar jamur tidak cepat menyebar ke seluruh tubuh kucing.

Anda juga harus membersihkan rumah, lantai, kasur, dan apa pun yang biasa dimainkan atau disentuh kucing Anda. Ini harus dilakukan sampai semua barang yang terkena jamur bersih. Dengan cara ini, baik kucing maupun kita terlindungi dari jamur Tinea.

Pos terkait