Harga Telur Ayam di Pasar Sumedang Tembus Rp 31 Ribu, Omzet Pedagang Turun 50 Persen

Harga Telur Ayam di Pasar Sumedang Tembus Rp 31 Ribu, Omzet Pedagang Turun 50 Persen. ( Dok. Sumber : Lutfi Setia Rafsanjani/tvOne )

epanrita.net – Kabupaten Sumedang, Jawa barat – Harga telur ayam dan tepung terigu di Pasar Inpres Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengalami kenaikan.

Kondisi naiknya kedua harga bahan baku makanan tersebut dikeluhkan para pedagang.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, ini berdampak pada sepinya pembeli hingga mengalami penurunan omzet mencapai 50 persen.

Salah seorang pedagang, Wawan Tarwana (48), mengatakan satu kilogram harga telur ayam yang sebelumnya dijual seharga Rp 29 ribu kini tembus di angka Rp 31 ribu per kilogramnya.

Para pedagang pun tidak mengetahui penyebab dari naiknya harga telur ayam tersebut.

“Harga telur ayam sekarang lagi naik. Asalnya Rp 29 ribu, sekarang Rp 31 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak dua hari terakhir,” kata Wawan, Senin (22/8/2022).

Selain telur ayam yang naik, kata Wawan, kenaikan harga secara signifikan terjadi pada tepung terigu.

Saat ini, ia menjual tepung terigu kualitas bagus kemasan satu kilogram seharga Rp 12 ribu dari harga awal Rp 10 ribu.

“Kalau terigu yang biasa sekarang dijual seharga Rp 11 ribu. Awalnya hanya Rp 9 ribu atau Rp 10 ribu per kilogramnya. Satu bal tepung terigu berkualitas baik dengan berat 25 kilogram harganya mencapai Rp 255 ribu. Kalau yang biasa Rp 244 ribu,” ujarnya.

Dia mengaku banyak pembeli yang datang hanya menanyakan harga saja tanpa membelinya.

“Harapannya supaya pemerintah secepatnya turun tangan dan mengawal harga-harga yang naik agar kembali stabil,” pungkasnya.

Pos terkait