Contoh Surat Persetujuan olah Gerak Kapal

contoh surat persetujuan olah gerak kapal
contoh surat persetujuan olah gerak kapal

epanrita.net – Surat persetujuan olah gerak kapal (SP-OGK) merupakan dokumen penting yang diperlukan oleh kapal untuk mendapatkan persetujuan untuk melakukan pengujian dan olah gerak di laut. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang SP-OGK, mengapa penting, dan bagaimana cara membuatnya.

Apa itu Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal?

SP-OGK adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) yang memberikan izin kepada kapal untuk melakukan pengujian dan olah gerak di laut. SP-OGK menentukan jenis pengujian dan olah gerak yang akan dilakukan, tempat di mana pengujian dan olah gerak akan dilakukan, dan tanggal pelaksanaannya.

Jenis Pengujian dan Olah Gerak yang Dilakukan pada Kapal

Jenis pengujian dan olah gerak yang dilakukan pada kapal tergantung pada jenis kapal, misalnya kapal penumpang, kapal barang, kapal tanker, kapal perang, dan lain-lain. Beberapa jenis pengujian dan olah gerak yang umum dilakukan pada kapal meliputi:

  • Uji stabilitas kapal
  • Uji kecepatan kapal
  • Uji manuver kapal
  • Uji kemampuan rem kapal
  • Uji daya angkat kapal
  • Uji peralatan keselamatan kapal

Syarat-syarat yang Diperlukan untuk Mendapatkan SP-OGK

Untuk mendapatkan SP-OGK, kapal harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain:

  • Surat permohonan dari pemilik kapal atau agen kapal
  • Sertifikat kondisi kapal
  • Sertifikat laik layar kapal
  • Sertifikat kompetensi nakhoda dan ABK
  • Sertifikat radio komunikasi
  • Sertifikat pemadam kebakaran

Bagaimana Cara Membuat Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal?

Untuk membuat SP-OGK, pemilik kapal atau agen kapal harus mengajukan permohonan ke DJPL dengan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti yang telah disebutkan di atas. Setelah permohonan disetujui, DJPL akan memberikan SP-OGK yang berisi informasi tentang jenis pengujian dan olah gerak yang akan dilakukan, tempat di mana pengujian dan olah gerak akan dilakukan, dan tanggal pelaksanaannya.

Berikut ini adalah contoh surat persetujuan olah gerak kapal:

Contoh Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal 1:

Kepada Yth.
Kapten Kapal PT. Perintis Bahari
Jl. Raya Pelabuhan No. 12
Jakarta

Dengan hormat,

Dalam rangka memastikan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia, kami dari pihak otoritas pelabuhan setempat memberikan persetujuan olah gerak kapal yang bapak pimpin untuk melakukan manuver kapal dalam wilayah perairan tersebut.

Adapun waktu dan rute yang disetujui adalah sebagai berikut:

  • Waktu: 19 April 2023, pukul 10.00 WIB
  • Rute: dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang

Kami mengharapkan agar bapak dapat mematuhi aturan keselamatan pelayaran yang berlaku dan menjaga keamanan kapal selama melakukan manuver di perairan tersebut.

Demikian surat persetujuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok

Contoh Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal 2:

Kepada Yth.
Kapten Kapal MV. Maju Bersama
Jl. Gatot Subroto No. 45
Surabaya

Dengan hormat,

Sehubungan dengan permohonan dari pihak bapak untuk melakukan olah gerak kapal di perairan wilayah pelabuhan Surabaya, dengan ini kami memberikan persetujuan untuk melaksanakan manuver kapal pada tanggal 22 April 2023 pukul 09.00 WIB.

Adapun rute yang disetujui adalah sebagai berikut:

  • Rute masuk: melalui Selat Madura dari arah timur laut
  • Rute olah gerak: area perairan Selat Madura dan Pelabuhan Surabaya
  • Rute keluar: melalui Selat Surabaya ke arah barat daya

Kami mengharapkan agar bapak dapat mematuhi aturan keselamatan pelayaran yang berlaku dan tidak mengganggu pelayaran kapal lain yang sedang beroperasi di wilayah tersebut.

Demikian surat persetujuan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Kepala Otoritas Pelabuhan Surabaya

Kesimpulan

Surat persetujuan olah gerak kapal (SP-OGK) merupakan dokumen penting yang harus dimiliki oleh kapal yang akan melakukan pengujian dan olah gerak di laut. SP-OGK menentukan jenis pengujian dan olah gerak yang akan dilakukan, tempat di mana pengujian dan olah gerak akan dilakukan, dan tanggal pelaksanaannya. Untuk mendapatkan SP-OGK, kapal harus memenuhi beberapa persyaratan dan mengajukan permohonan ke DJPL.

FAQs

  1. Apa itu DJPL?
    DJPL adalah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut merupakan unsur pelaksana pada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia.
  2. Apa saja jenis pengujian dan olah gerak yang umum dilakukan pada kapal? Beberapa jenis pengujian dan olah gerak yang umum dilakukan pada kapal meliputi uji stabilitas kapal, uji kecepatan kapal, uji manuver kapal, uji kemampuan rem kapal, uji daya angkat kapal, dan uji peralatan keselamatan kapal.
  3. Apa saja dokumen-dokumen yang diperlukan untuk membuat SP-OGK? Dokumen-dokumen yang diperlukan untuk membuat SP-OGK antara lain surat permohonan dari pemilik kapal atau agen kapal, sertifikat kondisi kapal, sertifikat laik layar kapal, sertifikat kompetensi nakhoda dan ABK, sertifikat radio komunikasi, dan sertifikat pemadam kebakaran.
  4. Apakah SP-OGK dapat diperpanjang? Ya, SP-OGK dapat diperpanjang dengan mengajukan permohonan perpanjangan ke DJPL dan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan.
  5. Apa yang terjadi jika kapal melakukan pengujian dan olah gerak tanpa SP-OGK? Jika kapal melakukan pengujian dan olah gerak tanpa SP-OGK, maka kapal dapat dikenakan sanksi oleh pihak berwenang dan dapat membahayakan keselamatan kapal dan awak kapal itu sendiri.

Pos terkait