Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Edukasi

Contoh Tugas Terstruktur SD Kelas 5 Kurikulum 2013

60
×

Contoh Tugas Terstruktur SD Kelas 5 Kurikulum 2013

Sebarkan artikel ini
Contoh Tugas Terstruktur SD Kelas 5 Kurikulum 2013
Contoh Tugas Terstruktur SD Kelas 5 Kurikulum 2013
Example 468x60

epanrita.net –Kurikulum 2013 menjadi salah satu kurikulum yang diterapkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Kurikulum ini mengubah pola pembelajaran di sekolah dan memperkenalkan tugas terstruktur sebagai salah satu cara untuk mengevaluasi pemahaman siswa. Tugas terstruktur diberikan untuk menilai pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Berikut ini adalah panduan lengkap untuk membuat tugas terstruktur untuk siswa SD kelas 5 Kurikulum 2013.

Mengapa Penting Membuat Tugas Terstruktur?

Sebelum membahas panduan pembuatan tugas terstruktur, penting untuk mengetahui mengapa tugas terstruktur penting dalam Kurikulum 2013. Tugas terstruktur membantu guru mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Selain itu, tugas terstruktur juga membantu siswa untuk memahami materi secara lebih baik karena mereka harus membuat rangkuman atau menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan materi tersebut.

Example 300x600

Pilihlah Materi yang Akan Dievaluasi

Pertama-tama, pilihlah materi yang akan dievaluasi dengan tugas terstruktur. Pastikan materi yang dipilih sudah diajarkan dengan lengkap dan dipahami oleh siswa.

Tentukan Tujuan Tugas Terstruktur

Setelah memilih materi, tentukanlah tujuan dari tugas terstruktur. Apa yang ingin dicapai dari tugas terstruktur tersebut? Misalnya, apakah tujuannya untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap konsep tertentu atau untuk meminta siswa membuat rangkuman tentang materi yang telah diajarkan?

Buatlah Instruksi yang Jelas

Instruksi yang jelas sangat penting untuk membuat tugas terstruktur yang berhasil. Instruksi harus mudah dipahami oleh siswa dan menjelaskan dengan jelas apa yang diharapkan dari tugas terstruktur tersebut.

 Tetapkan Format Tugas Terstruktur

Tentukan format tugas terstruktur yang akan digunakan. Apakah siswa diminta untuk membuat rangkuman, esai, atau menjawab beberapa pertanyaan? Pastikan format yang dipilih sesuai dengan tujuan dari tugas terstruktur.

 Berikan Contoh Tugas Terstruktur

Berikan contoh tugas terstruktur kepada siswa agar mereka memahami dengan lebih baik apa yang diharapkan dari tugas tersebut. Contoh tugas terstruktur dapat berupa contoh esai atau contoh jawaban dari beberapa pertanyaan.

Tetapkan Batas Waktu

Tetapkan batas waktu untuk menyelesaikan tugas terstruktur. Pastikan siswa memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan tugas, namun tidak terlalu lama sehingga mereka kehilangan fokus.

 Berikan Nilai pada Tugas Terstruktur

Tentukan sistem penilaian untuk tugas terstruktur. Apakah siswa akan dinilai berdasarkan keseluruhan tugas atau hanya beberapa aspek tertentu?

Kumpulkan Tugas Terstruktur

Setelah tugas terstruktur selesai, siswa harus mengumpulkan tugas tersebut. Pastikan siswa mengetahui cara pengumpulan tugas, seperti melalui email atau secara langsung kepada guru.

Evaluasi Tugas Terstruktur

Setelah tugas terstruktur dikumpulkan, guru harus mengevaluasi tugas tersebut dengan sistem penilaian yang telah ditentukan. Pastikan penilaian dilakukan dengan adil dan objektif.

Berikan Umpan Balik

Setelah tugas terstruktur dinilai, berikan umpan balik kepada siswa. Berikan pujian untuk aspek yang baik dan berikan saran untuk aspek yang perlu diperbaiki.

Berikan Kesempatan untuk Memperbaiki

Jika ada siswa yang mendapat nilai rendah pada tugas terstruktur, berikan kesempatan untuk memperbaiki tugas tersebut. Hal ini akan membantu siswa untuk memperbaiki pemahaman mereka tentang materi yang telah diajarkan.

Kaitkan dengan Kehidupan Nyata

Agar tugas terstruktur lebih bermakna, kaitkan dengan kehidupan nyata. Misalnya, jika materi yang dievaluasi adalah tentang lingkungan, mintalah siswa untuk membuat rencana untuk menjaga lingkungan di sekitar mereka.

 Gunakan Teknologi

Gunakan teknologi untuk membuat tugas terstruktur yang lebih menarik. Misalnya, mintalah siswa untuk membuat presentasi menggunakan PowerPoint atau video tentang materi yang telah diajarkan.

Libatkan Orang Tua

Libatkan orang tua dalam tugas terstruktur siswa. Berikan informasi tentang tugas terstruktur dan tujuan dari tugas tersebut. Hal ini dapat membantu orang tua untuk memahami apa yang sedang dipelajari oleh anak mereka dan membantu mereka dalam memotivasi anak mereka.

Dalam Kurikulum 2013, tugas terstruktur merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Panduan di atas dapat membantu guru dalam membuat tugas terstruktur yang efektif dan bermakna bagi siswa. Jangan lupa untuk selalu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa agar mereka dapat terus meningkatkan pemahaman mereka tentang materi yang telah diajarkan.

Contoh tugas terstruktur SD kelas 5 kurikulum 2013:

Mata Pelajaran:Matematika
Judul Tugas:Bilangan Bulat
Deskripsi Tugas:Buatlah 10 soal tentang operasi hitung bilangan bulat (+,-,x,/)
Batas Waktu:2 Hari

Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia
Judul Tugas:Cerita Pendek
Deskripsi Tugas:Buatlah cerita pendek dengan tema “Persahabatan” sebanyak 1 halaman
Batas Waktu:3 Hari

Mata Pelajaran:IPA
Judul Tugas:Sifat-sifat Cahaya
Deskripsi Tugas:Carilah informasi tentang sifat-sifat cahaya dan buatlah poster tentang hal tersebut
Batas Waktu:4 Hari

Mata Pelajaran:IPS
Judul Tugas:Negara Kesatuan Republik Indonesia
Deskripsi Tugas:Buatlah peta Indonesia dan tandai provinsi-provinsi serta ibu kota negara bagian
Batas Waktu:5 Hari

Mata Pelajaran:Seni Budaya
Judul Tugas:Tari Kreasi
Deskripsi Tugas:Buatlah kreasi tari dengan tema “Alam” dan pentaskan di depan kelas
Batas Waktu:6 Hari

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, tugas terstruktur merupakan bagian penting dari kurikulum 2013 untuk siswa SD kelas 5. Tugas terstruktur membantu siswa untuk memahami materi dengan lebih baik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian atau tes. Penting untuk mengajarkan siswa cara membuat tugas terstruktur yang baik dan memberikan umpan balik yang konstruktif agar siswa dapat memperbaiki kualitas tugasnya. Selain itu, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam era digital, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk membantu siswa membuat tugas terstruktur yang lebih menarik dan efektif. Oleh karena itu, pendidik dan orang tua perlu bersama-sama mendukung siswa dalam mengembangkan kemampuan membuat tugas terstruktur yang baik dan efektif.

FAQs

  1. Apa itu tugas terstruktur?
    Tugas terstruktur merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Tugas terstruktur harus mengikuti instruksi yang jelas dan harus disesuaikan dengan materi yang dievaluasi.
  2. Apa tujuan dari tugas terstruktur?
    Tujuan dari tugas terstruktur adalah untuk mengevaluasi pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan dan membantu siswa untuk memahami materi secara lebih baik.
  3. Bagaimana cara membuat tugas terstruktur yang efektif?
    Cara membuat tugas terstruktur yang efektif adalah dengan memilih materi yang tepat, menentukan tujuan tugas terstruktur, membuat instruksi yang jelas, menetapkan format tugas terstruktur yang tepat,memberikan contoh yang relevan dengan kehidupan nyata, mengumpulkan tugas terstruktur, mengevaluasi tugas terstruktur, memberikan umpan balik, memberikan kesempatan untuk memperbaiki, kaitkan dengan kehidupan nyata, menggunakan teknologi, dan melibatkan orang tua.
    1. Apa manfaat dari tugas terstruktur bagi siswa?
      Manfaat dari tugas terstruktur bagi siswa adalah membantu siswa untuk memahami materi secara lebih baik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan membantu siswa untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian atau tes.
    2. Bagaimana cara mengevaluasi tugas terstruktur secara objektif?
      Cara mengevaluasi tugas terstruktur secara objektif adalah dengan menggunakan rubrik penilaian yang jelas dan adil. Pastikan rubrik tersebut mencakup semua aspek yang dievaluasi dan memberikan bobot yang tepat untuk setiap aspek yang dinilai.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *